Oky's Journal Online

My Dedicated for All My Friends in Librarian Community at Ubaya

2008/1/25

Meratapi Zion

Tags:
@ 08:44 PM (6 months, 26 days ago)

Bertepuk Sebelah Tangan

Ketika Israel Meratapi Zion


oleh : Oky Widyanarko

Pustakawan Universitas Surabaya


  • Sekilas Pandang
Tanah yang dijanjikan oleh Allah kepada bangsa Israel semenjak mereka dibawa oleh Musa sampai saat ini tidak pernah sepenuhnya menjadi hak milik bangsa ini. Mereka saat ini harus dapat hidup berdampingan dengan saudara tua mereka dari bangsa Arab yaitu Palestina. Bangsa Arab dengan mayoritas muslim memang hidup di sebagian besar wilayah Timur Tengah dan Jazirah Arab. Bangsa Israel seolah-olah memang ditakdirkan menjadi bangsa asing di negerinya sendiri, seperti yang diceritakan dalam kitab mereka sendiri ,

"Kepadamu (Ibrahim) dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kau diami sebagai orang asing, yakni seluruh negeri kanaan (Palestina), akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya, dan aku akan menjadi Allah Mereka". (Kejadian 17:8, dan Kejadian 13:15 dan keluaran 32:13).

Sampai sekarang si orang asing ini (Israel) pada dasarnya memang mempunyai watak yang  degil dan congkak. Untuk melegitimasi negara Israel dengan mudahnya mereka menginjak-injak bangsa lain (Palestina) dengan berbagai pelanggaran HAM seperti pembunuhan, pembantaian, perusakan, pengusiran dsb. Mereka mengatasnamakan sebagai bangsa pilihan Tuhan yang berhak atas tanah Palestina dan sekitarnya. Sikah toleransi dan bertetangga yang baik ternyata tidak ada dalam kamus hidup mereka. Selain Israel, tidak ada yang berhak hidup di atas tanah Palestina. Apakah tindakan mereka yang mengatasnamakan tanah perjanjian yang diberikan oleh Allah dan mereka sebagai bangsa pilihan dapat dibenarkan ? Ternyata tidak! Bukan saja oleh manusia beradab tapi juga Allah SWT. Tanpa disadari angan-angan si "Orang asing" ini ternyata bertepuk sebelah tangan di mata Allah SWT.

  • Bangsa Israel, Yahudi dan Zion
Yahudi atau Israel termasuk dalam rumpun bangsa Semit, yaitu Keturunan Shem, anak Nabi Nuh AS. Bangsa-bangsa Semit itu sendiri terdiri dari lima bangsa, yaitu bangsa Aramiya, bangsa Phunikia, bangsa Ibriya, bangsa Arabia, bangsa Yamania dan bangsa Babilia-Assiria. Istilah Bani Israel (Yang disebut 40 kali dalam Al-Quran), arti Kebahasaannya adalah keturunan Israel. Kata Israel, yang berasal dari bahasa Ibrani "Yisra'el" artinya "hamba Allah" dipakai untuk sebutan bagi Nabi Ya'qub AS. Menurut Kisah Bible, nama itu diberikan Allah kepada Ya'qub.

" Namamu Ya'qub, dari sekarang namamu bukan lagi Ya'qub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu (kejadian 35:10)"

Sejak itu nama Israel dipakai untuk sebutan lain (sinonim) Ya'qub. Al-Quran juga memakai sebutan Israel itu untuk Nabi Ya'qub dalam QS. Maryam 19:58. Bani Israel itu terdiri dari 12 (duabelas naqib atau suku bangsa) Ini sesuai dengan keduabelas anak Nabi Ya'qub. Nama-nama keduabelas anak tersebut disebutkan dalam Kejadian 32 : 22-26, yaitu :
  1. Ruben
  2. Simon
  3. Levi
  4. Yahuda
  5. Issachar
  6. Zebulon
  7. Dan
  8. Naftali
  9. Gad
  10. Asier
  11. Benyamin
  12. Yusuf
Dari anak Ya'qub bernama Yahuda inilah muncul istilah Yahudi yang identik juga dengan bangsa Israel ini. Yahuda banyak menurunkan raja-raja dan para nabi dari kalangan bani Israel sendiri. Mereka beranggapan bahwa hanya dari keturunan Israel sajalah yang berhak menjadi pewaris tanah perjanjian di palestina dengan ibukotanya Jerusalem dan hanya dari bani Israel sajalah Nabi-Nabi utusan Allah diturunkan. Mereka menolak dan beranggapan bangsa selain Israel adalah rendah dan ditakdirkan menjadi hamba atau budak mereka. Tapi angan-angan mereka adalah kosong. Semenjak Ibrahim diutus Allah telah membuat perjanjian bukan hanya kepada bangsa Israel saja tapi juga kepada saudara tua mereka yang selama ini dianggap rendah yaitu keturunan Ismael atau bangsa Arab. Bahkan dikemudian hari Allah akan memalingkan mukanya ke bangsa Arab ini karena sifat kedegilan dan kecongkakan bangsa Israel sendiri.
  • Peringatan-Peringatan yang diabaikan
                Bersambung ke Meratapi Zion 2

» Leave a comment


:mrgreen: :neutral: :twisted: :arrow: :shock: :smile: :???: :cool: :evil: :grin: :idea: :oops: :razz: :roll: :wink: :cry: :eek: :lol: :mad: :sad: :!: :?:

Preview:

You say:

To prevent spam, please type in the exact word you see in this image: CAPTCHA
To refresh the image, click here. Otherwise, contact us.

  • Your E-mail address is never displayed. If you enter it, it will only be visible to the blog author
  • The line and paragraph breaks automatically