Oky's Journal Online

My Dedicated for All My Friends in Librarian Community at Ubaya

2007/7/14

Meratapi Zion 3

Tags:
@ 07:37 PM (13 months, 11 days ago)

Meratapi Zion Bagian 3 ( Terakhir )


Bertepuk Sebelah Tangan
Ketika Israel Meratapi Zion

oleh : Oky Widyanarko
Pustakawan Universitas Surabaya



5. Zion (Yerusalem) hancur

Allah memberi hukuman kepada bangsa Israel dengan Kehancuran Yerusalem tempat Bait Allah yang dibangun pada masa Kerajaan Sulaiman ( QS.Al-Israa : 004 ). Yerusalem hancur dua kali, pertama di tahun 587 SM oleh Kaisar Nabukadnesar dari Kerajaan Babilonia (Irak). Kaisa ini menawan dan mengangkut orang Israel sebagai tawanan perang ke Babilonia. Dalam masa pembuangan selama seratus tahun itu, istilah Zion merupakan perwujudan rasa kerinduan bangsa Yahudi terhadap tanah kelahirannya. Meskipun hidup terpencar dan terpisah dari tanah kelahirannya, bangsa Israel tidak akan pernah melupakan kota sucinya Yerusalem atau Zion di mana pada masa emas kerajaan Sulaiman disanalah berdiri Bait Allah (Tempat peribadatan umat Yahudi kepada Allah). Doa ritual mereka yang terkenal dikutip dalam Mazmur, 137 : 1
  • By the rivers of Babylon
  • There we sat down, Yea, we wept
  • When we remembered Zion,...
  • Di tepi sungai-sungai Babilon,
  • Di sanalah kita duduk sambil menangis
  • Apabila kami mengingat Zion...
Demikian pula dengan ratapan mereka yang dicatat dalam Mazmur,

" Jika aku melupakan engkau, hai Yerussalem, biarlah menjadi kering tangan kananku. Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku ! Jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan Yerussalem puncak sukacitaku!" Mazmur, 137 : 5-6.

Kerinduan terhadap Zion sangat lekat di hati bangsa Yahudi. Mereka selalu mengenang kebesaran Zion ketika Nabi dan Raja-raja mereka berkuasa atas kerajaan Israel setelah lepas dari perbudakan di Mesir. Sebagai rasa syukur kepada Allah dibangunlah Kiblat tempat peribadatan kepada Allah Tuhan mereka. Bait Allah menjadi tempat suci bagi mereka di Yerusalem sebelum suatu saat akan dihancurkan Allah lewat tangan-tangan penjajah akibat kerusakan yang dibuat oleh tangan-tangan bangsa Israel sendiri. Meskipun Zion dan bait Allah hancur dan mereka tercerai berai ke seluruh penuru dunia akibat penjajahan, bangsa Israel memang didoktrin bahwa suatu saat mereka akan kembali ke sana.

Kehancuran Yerusalem kedua dilakukan oleh Titus, putra mahkota kerajaan Romawi Vespasion pada tahun 73 M, menandai era baru perjalanan bangsa Yahudi. Mereka cerai berai ke seluruh penjuru dunia, lari dan meninggalkan Yerusalem. Ada yang melarikan diri ke Eropa, Mesir, Afrika dan Arabia. Masing-masing hidup sebagai kelompok minoritas, namun biasanya dominan dalam masyarakat dimana mereka tinggal. Walau dimungkinkan adanya perbedaan diantara mereka, namun mereka diikat oleh keyakinan yang sama, " agama Yahudi". Dalam kenyataan sejarah, mereka tidak pernah mau meleburkan diri dengan mayoritas masyarakat sekelilingnya. Mereka merasa yakin sebagai bangsa pilihan Tuhan dan menganggap bangsa lain rendah di mata mereka dan di mata Tuhan mereka. Padahal apa yang selama ini mereka yakini adalah omong kosong karena Allah SWT telah berfirman :

  • "Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan : " Kami ini adalah anak-anak Allah dan Kekasih-kekasih-Nya ", Katakanlah : " Mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" ( Kamu bukanlah anak-anak Allah dan Kekasih-kekasih-Nya) tetapi kamu adalah manusia biasa diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa saja yang dikehendaki-Nya.Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan  antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu). [ QS. Al-Maaidah : 18 ]
6. Nubuwat Isa As.

Yerusalem atau Zion tempat bait Allah tidak akan suci lagi seperti ketika didirikan pertama kali. Allah akan memilih tempat yang lain dan akan suci sepanjang zaman. Demikian berita yang dibawa para rasul Allah memberi peringatan kepada bangsa Yahudi bahwa Zion yang selama ini mereka agung-agungkan dan mereka anggap tempat suci bagi mereka tidak dipilih lagi oleh Allah sebagai kiblat bagi umat  baru pilihan Allah SWT. Isa sendiri telah memberi ramalan dan peringatan kepada umatnya sendiri :
  • " Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-oang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau. Lihatlah rumahmu ini akan ditinggalkan menjadi sunyi. Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, sehingga kamu berkata : Diberkatilah! Dia yang datang dalam nama Tuhan. (Matius 23 : 37-39).
Dan sungguh menabjukan bukan bahwa tempat peribadatan terbesar, tetap suci keberadaanya dan tetap terbuka sepanjang zaman adalah Masjidil Haram di kota Makkah, kota tempat Ismael dan keturunannya hidup dan sampai saat ini  ribuan muslim bahkan ketika musim haji mencapai jutaan memadati tempat tersebut untuk beribadah kepada Allah SWT Tuhan mereka tanpa diliputi rasa ketakutan. Sedangkan Yerusalem....kota yang hancur dan selalu tercemar oleh konflik dan kekerasan. Darah selalu mengalir setiap hari, ratusan nyawa telah melayang disana...bayangkan apakah demikian kriteria kota suci (Zion) untuk beribadah. Ternyata angan-angan mereka terhada Zion hanya bertepuk sebelah tangan di mata Allah. Dan saat ini kita bisa saksikan ketika rabi-rabi Yahudi hanya bisa menangis meratapi Zion di tembok-tembok ratapan Yerusalem.

Referensi :
    1. ISLAMDOTNET.COM, AL_Quran Digital Online, 15 Juli 2007
    2. SUMARDI, Israel dan Zionisme : Asal Usul dan Perkembangannya, Tadarus No. 01 Tahun ke-1 12 April 2002.
    3. WIBAWA, A. Sri Urip Ragil, Muhammad dalam Taurat dan Injil, Yogyakarta : Tajidu Press,2003.
















































» Leave a comment


:mrgreen: :neutral: :twisted: :arrow: :shock: :smile: :???: :cool: :evil: :grin: :idea: :oops: :razz: :roll: :wink: :cry: :eek: :lol: :mad: :sad: :!: :?:

Preview:

You say:

To prevent spam, please type in the exact word you see in this image: CAPTCHA
To refresh the image, click here. Otherwise, contact us.

  • Your E-mail address is never displayed. If you enter it, it will only be visible to the blog author
  • The line and paragraph breaks automatically