Meratapi Zion 2
- Peringatan-Peringatan yang Diabaikan
Sesengguhnya perjanjian Allah tidak hanya kepada keturunan Israel saja (Nabi Ishaq), tetapi Sungguh Allah SWT Maha Adil dengan mengadakan perjanjian dengan Ismael anak Ibrahim yang sampai detik ini tidak diakui oleh bangsa Yahudi. Mereka , Yahudi selalu menyembunyikan kebenaran yang diturunkan oleh Allah, padahal tersirat dan tersurat dalam kitab mereka sendiri seperti dalam kitab kejadian ini,
- 15:18 Pada waktu itu juga TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram. Kata TUHAN, "Aku berjanji akan memberikan kepada keturunanmu seluruh tanah ini, mulai dari batas negeri Mesir sampai ke Sungai Efrat,
- 15:19 termasuk juga tanah orang Keni, Kenas, Kadmon,
- 15:20 Het, Feris, Refaim,
- 15:21 Amori, Kanaan, Girgasi dan Yebus."
- Kejadian 17:20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
- Gen 22:17 (BIS)
- "Aku akan memberkati engkau dengan berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit dan sebanyak pasir di tepi laut. Anak cucumu akan mengalahkan musuh-musuh mereka."
Menurut data statistik saat ini berapakah populasi Israel ? Berapa pula populasi bangsa Arab ? Sekarang bandingkan dengan janji Allah diatas siapa yang tergenapi. Tahun 2006, Wikipedia mencatat jumlah Yahudi/Israel seluruh dunia sekitar 14.596.217 orang. Angka yang cukup kecil jika dibandingkan dengan populasi bangsa Arab seluruh dunia. Apakah jumlah tersebut dapat diibaratkan sebanyak bintang di langit dan sebanyak pasir di tepi laut seperti yang dinubuwatkan Allah dalam kitab mereka sendiri. Apakah ayat ini justru diperuntukkan bagi saudara mereka bangsa Arab yang jumlah populasinya 285.349.639 orang ( data Wikipedia 2006) atau hampir 20 kali lipat jumlah populasi Israel. Jumlah inilah yang cocok seperti yang diceritakan dalam Genesis 22:17 di atas. Jadi intinya, meskipun janji Tuhan kepada Ibrahim untuk Ismail dalam Genesis 22 telah diedit, diplesetkan dan dipolitisir untuk kepentingan bangsa Israel oleh Rabi atau pendeta mereka, tetapi apa yang dijanjikan Tuhan tempo dulu kepada Ibrahim untuk Ismael dan keturunan Arabnya akan selalu terealisir.
2. Musa memperingatkan akan watak yahudi,
- 31:25 maka Musa memerintahkan kepada orang-orang Lewi pengangkut tabut perjanjian TUHAN, demikian:
- 31:26 "Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap engkau.
- 31:27 Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkukmu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah aku mati.
وَإِذْ قَالَ مُوسَى لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ اذْكُرُواْ نِعْمَةَ اللّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَعَلَ فِيكُمْ أَنبِيَاء وَجَعَلَكُم مُّلُوكاً وَآتَاكُم مَّا لَمْ يُؤْتِ أَحَداً مِّن الْعَالَمِينَ
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, ingatlah ni`mat Allah atasmu ketika Dia mengangkat nabi nabi diantaramu, dan dijadikan-Nya kamu orang-orang merdeka, dan diberikan-Nya kepadamu apa yang belum pernah diberikan-Nya kepada seorangpun diantara umat-umat yang lain". [ QS.Al-Maidah : 20 ]
Al-A`raaf:138
وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتَوْاْ عَلَى قَوْمٍ يَعْكُفُونَ عَلَى أَصْنَامٍ لَّهُمْ قَالُواْ يَا مُوسَى اجْعَل لَّنَا إِلَـهاً كَمَا لَهُمْ آلِهَةٌ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ
Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu [562], maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala mereka, Bani lsrail berkata: "Hai Musa. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)". Musa menjawab: "Sesungguh-nya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)". [ QS.Al-A'raaf:138 ]
3. Yosua merebut tanah Kanaan
Ketika Musa diperintahkan Allah memimpin umatnya untuk merebut tanah Kanaan, ternyata apa jawaban mereka..." Ah sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini. Mengapakah Tuhan membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan ? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?" (Bilangan 14:2-4). Mereka membangkang perintah Allah yang disampaikan melalui Musa untuk berjihad. Akhirnya Allah menghukum mereka dengan hanya mengembara di padang gurun selama 40 tahun tanpa memiliki negara, padahal Allah telah memperingatkan kepada bangsa ini dalam firmannya,
Al-Maaidah:021
يَا قَوْمِ ادْخُلُوا الأَرْضَ المُقَدَّسَةَ الَّتِي كَتَبَ اللّهُ لَكُمْ وَلاَ تَرْتَدُّوا عَلَى أَدْبَارِكُمْ فَتَنقَلِبُوا خَاسِرِينَ
Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu [409], dan janganlah kamu lari kebelakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi. [ QS. Al-Maaidah : 21 ]
Al-Maaidah:022
قَالُوا يَا مُوسَى إِنَّ فِيهَا قَوْماً جَبَّارِينَ وَإِنَّا لَن نَّدْخُلَهَا حَتَّىَ يَخْرُجُواْ مِنْهَا فَإِن يَخْرُجُواْ مِنْهَا فَإِنَّا دَاخِلُونَ
Mereka berkata: "Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka ke luar daripadanya. Jika mereka ke luar daripadanya, pasti kami akan memasukinya". [ QS. Al-Maaidah:22 ]
Al-Maaidah:023
قَالَ رَجُلاَنِ مِنَ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْعَمَ اللّهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُواْ عَلَيْهِمُ الْبَابَ فَإِذَا دَخَلْتُمُوهُ فَإِنَّكُمْ غَالِبُونَ وَعَلَى اللّهِ فَتَوَكَّلُواْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Berkatalah dua orang diantara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi ni`mat atas keduanya: "Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang yang beriman". [ QS.Al-Maaidah:23 ]
Al-Maaidah:024
قَالُواْ يَا مُوسَى إِنَّا لَن نَّدْخُلَهَا أَبَداً مَّا دَامُواْ فِيهَا فَاذْهَبْ أَنتَ وَرَبُّكَ فَقَاتِلا إِنَّا هَاهُنَا قَاعِدُونَ
Mereka berkata: "Hai Musa, kami sekali sekali tidak akan memasuki nya selama-lamanya, selagi mereka ada didalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti disini saja". [ QS. Al-Maaidah : 24 ]
Al-Maaidah:025
قَالَ رَبِّ إِنِّي لا أَمْلِكُ إِلاَّ نَفْسِي وَأَخِي فَافْرُقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu". [ QS. Al-Maaidah : 25 ]
Al-Maaidah:026
قَالَ فَإِنَّهَا مُحَرَّمَةٌ عَلَيْهِمْ أَرْبَعِينَ سَنَةً يَتِيهُونَ فِي الأَرْضِ فَلاَ تَأْسَ عَلَى الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ
Allah berfirman: "(Jika demikian), maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Tiih) itu. Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik itu." [ QS. Al-Maaidah : 26 ]
Sehingga bangsa ini harus menunggu sampai generasi Yosua yang kemudian membawa mereka merebut tanah palestina dan mendirikan kerajaan-kerajaan Israel.
4. Jaman Nabi-Nabi Israel dan Pelanggaran-Pelanggaran
- Bangsa Israel melanggal hari Sabbat
- Membunuh para nabi yang diutus Allah SWT seperti dalam QS.
Al-A`raaf:163
واَسْأَلْهُمْ عَنِ الْقَرْيَةِ الَّتِي كَانَتْ حَاضِرَةَ الْبَحْرِ إِذْ يَعْدُونَ فِي السَّبْتِ إِذْ تَأْتِيهِمْ حِيتَانُهُمْ يَوْمَ سَبْتِهِمْ شُرَّعاً وَيَوْمَ لاَ يَسْبِتُونَ لاَ تَأْتِيهِمْ كَذَلِكَ نَبْلُوهُم بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ
Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri [578] yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu [579], di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik. [ QS. Al-A'raaf : 163 ]
Al-Israa`:004
وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الأَرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوّاً كَبِيراً
Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali [848] dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar". [ QS. Al-Israa : 4 ]
[579]
Menurut aturan itu mereka tidak boleh bekerja pada hari Sabtu, karena hari Sabtu itu dikhususkan hanya untuk beribadat.
[848]
Yang dimaksud dengan membuat kerusakan dua kali ialah pertama menentang hukum Taurat, membunuh Nabi Syu`ya dan memenjarakan Armia dan yang kedua membunuh Nabi Zakaria dan bermaksud untuk membunuh Nabi Isa a.s. Akibat dari perbuatan itu, Yerusalem dihancurkan. (Al Maraghi).
» Leave a comment
- Your E-mail address is never displayed. If you enter it, it will only be visible to the blog author
- The line and paragraph breaks automatically